D’LAS Serang Purbalingga Masuk Jajaran 25 Desa Wisata Ramah Muslim Terbaik Indonesia 2026

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter

Purbalingga – Desa Wisata Lembah Asri Serang (D’LAS Serang) kembali menorehkan pencapaian di tingkat nasional. Destinasi wisata yang berada di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, ini berhasil masuk dalam daftar 25 Desa Wisata Unggulan Ramah Muslim Indonesia Tahun 2026, sebuah program yang digagas oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia untuk memperkuat pengembangan destinasi wisata ramah muslim di berbagai daerah.

Keberhasilan tersebut menempatkan D’LAS Serang sebagai salah satu wakil Provinsi Jawa Tengah bersama empat desa wisata lainnya, yakni Desa Wisata Kandri (Kota Semarang), Desa Wisata Lerep (Kabupaten Semarang), Desa Wisata Pekunden (Kabupaten Banyumas), dan Desa Wisata Kemuning (Kabupaten Karanganyar).

Seleksi program dilakukan melalui proses kurasi yang cukup ketat. Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Pariwisata, penilaian dilakukan oleh Bank Indonesia bersama tim kurator nasional dengan menggunakan indikator dan standar yang telah ditetapkan. Dari 6.262 desa wisata di Indonesia, dipilih 63 desa wisata potensial, kemudian diseleksi kembali hingga tersisa 25 desa wisata unggulan nasional yang dinilai memiliki kesiapan dan potensi untuk berkembang sebagai destinasi ramah muslim.

Sebagai bagian dari tahapan pengembangan, seluruh desa wisata terpilih mengikuti Bootcamp Peningkatan Kapasitas Desa Wisata Unggulan Ramah Muslim 2026 yang diselenggarakan pada 5–7 Agustus 2026 di Hotel Pullman, Kota Bandung. Kegiatan ini menjadi wadah peningkatan kompetensi pengelola desa wisata dalam mengembangkan destinasi yang lebih inklusif, berkualitas, dan sesuai dengan kebutuhan wisatawan muslim.

D’LAS Serang diwakili oleh Novanda Alim Setya Nugraha, S.S., M.Hum., C.Ps., C.Mtr., selaku Kepala Divisi Pengembangan IT dan Digitalisasi D’LAS Serang, bersama Rifqi Aqil Almasyah.

Menariknya, D’LAS Serang tidak hanya berhasil lolos sebagai peserta program. Dalam rangkaian bootcamp tersebut, Novanda Alim Setya Nugraha mencatatkan nilai post-test tertinggi di antara 50 peserta yang berasal dari berbagai desa wisata unggulan ramah muslim di Indonesia.

Pencapaian ini menunjukkan bahwa pengembangan D’LAS Serang tidak hanya berfokus pada pembangunan destinasi, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Penguatan kapasitas pengelola menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan D’LAS sebagai leading tourism village berbasis pariwisata ramah muslim.

Komitmen tersebut juga tercermin dari berbagai langkah yang telah dilakukan di kawasan Desa Wisata Serang. Saat ini terdapat sekitar 26 homestay atau penginapan syariah yang siap melayani wisatawan muslim. Di sisi lain, 91 tenant makanan dan minuman di kawasan D’LAS sedang menjalani proses sertifikasi halal, sebagai bagian dari upaya peningkatan standar layanan dan kualitas destinasi.

Konsep wisata ramah muslim yang dikembangkan D’LAS tidak hanya menitikberatkan pada aspek makanan halal, tetapi juga mencakup fasilitas ibadah, kebersihan, kenyamanan, keamanan, pelayanan, akomodasi, serta kemudahan akses informasi bagi pengunjung.

Masuknya D’LAS Serang ke dalam 25 besar desa wisata unggulan ramah muslim menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, pemerintah daerah, masyarakat, pelaku UMKM, pengelola homestay, tenant kuliner, akademisi, komunitas, hingga mitra strategis lainnya.

Ke depan, D’LAS Serang menargetkan implementasi hasil bootcamp melalui berbagai program nyata, seperti perluasan sertifikasi halal bagi produk UMKM, peningkatan standar homestay syariah, pengembangan paket wisata ramah muslim, penguatan fasilitas ibadah, peningkatan kompetensi SDM, serta optimalisasi digitalisasi destinasi.

Prestasi ini semakin memperkuat posisi Desa Wisata Lembah Asri Serang (D’LAS Serang) Purbalingga sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah yang terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanannya. Dengan dukungan potensi alam, atraksi wisata yang beragam, partisipasi masyarakat, serta penguatan ekosistem wisata ramah muslim, D’LAS Serang memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu destinasi desa wisata ramah muslim terbaik di Indonesia.

D’LAS Serang terus melangkah membawa semangat kolaborasi, inovasi, dan pelayanan berkualitas demi menghadirkan pengalaman wisata yang nyaman, inklusif, dan berdaya saing di tingkat nasional.